HIMALOGIN

Perlu Waspada! Produk Babi Juga Bisa Dipakai Dalam Produk Bukan Pangan

Perlu Waspada! Produk Babi Juga Bisa Dipakai Dalam Produk Bukan Pangan

Jakarta – Produk babi dan semua produk turunannya menjadi salah satu unsur yang diharamkan. Namun, tidak makan makanan daging babi bukan berarti sudah aman. Pasalnya, unsur babi banyak dimanfaatkan dalam pembuatan beragam alat kebutuhan rumah tangga.

Hal tersebut membuat seniman asal Belanda, Christien Meindertsma penasaran. Iapun mencoba menelusuri produk-produk yang dihasilkan dari penggunaan satu jenis hewan ini. Di tahun 2009, ia akhirnya mengeluarkan buku berjudul ‘Pig 05049’. Dikemukakan jika satu ekor babi dimanfaatkan sebagai bahan baku sekitar 185 produk berbeda.

Tak cuma makanan, namun bahan tersebut juga menjadi komposisi dari pengembang adonan, kosmetik hingga pasta gigi. Buku karya Meindersmapun seakan membuka mata jika tak hanya makanan yang harus diperjelas kehalalannya, namun juga produk non pangan yang banyak digunakan sehari-hari.

Pasar halal dunia kini kian terbuka lebar, bahkan diperkirakan angkanya mencapai 1 triliun Dollar Amerika. Hal ini membuktikan jika pasar halal sangat menjanjikan keuntungan. Namun dibutuhkan kemauan untuk melakukan sertifikasi, dan juga komitmen tinggi untuk tetap menyandang label halal.

Diakui Asad Sajjad, Chief Executive and Secretary dari Halal Development Council dan direktur International Halal Federation, kewaspadaan masyarakat mengenai halal masih banyak ditafsirkan salah. Tak cuma soal makanan, halal juga meliputi semua produk yang dimanfaatkan sehari-hari.

Sajjad juga mengungkapkan jika banyak produk, seperti arang yang dibuat dari tulang hewan seperti sapi ataupun babi. Ayam juga banyak diberi asupan protein yang dimasukkan dalam air. “Protein yang digunakan masuk juga ke tubuh kita. Proteinnya terbuat dari unsur babi,” kata Sajjad dalam The National (17/02/2013).

(-PR-)

Sumber : detik.com


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *